Mahpudi Kembali Pimpin IKAPI Jabar

0
9

BANDUNG (AMIFANEWS.COM)-

Peserta Musyawarah Daerah (Musda)  IKAPI Jawa Barat secara aklamasi memilih kembali Drs. Mahpudi, MT sebagai ketua untuk masa bakti 2021-2026. Perhelatan lima tahunan organisasi penerbit buku yang telah berusia 71 tahun ini berlangsung pada Sabtu (20/3/2021).  Sebelumnya, Mahpudi yang berasal dari Penerbit Paramedia Komunikatama telah memimpin IKAPI Jabar untuk masa bakti 2016-2021. Hari itu juga Ketua Umum IKAPI Arys Hilman Nugraha melantik Mahpudi, yang dilakukan di Graha Kadin Jabar jalan Ibu Inggit Garnasih No.30C Bandung.

Musda IKAPI kali ini berbeda dengan sebelumnya. Musda mengangkat tema Pemberdayaan Penerbit Pasca Pandemi Covid-19, berlangsung secara daring dan diikuti peserta yakni para utusan DPC IKAPI se Jawa Barat, Dewan Pertimbangan, Dewan Pembina, serta anggota penerbit sebagai peninjau. Sambutan disampaikan oleh Ketua Umum IKAPI Arys Hilman,  Ketua Umum Kadin Jabar  Cucu Sutara, dan  Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Setiawan Wangsaatmaja yang sekaligus membuka Musda dimaksud.

Dampak Buruk Pandemi Covid-19 Bagi Penerbit

Dalam sambutannya Arys Hilman Nugraha menyampaikan bahwa kondisi Pandemi Covid-19 berdampak lebih buruk bagi industri perbukuan di Indonesia. Menurut Arys, di negara-negara maju seperti Inggris konsumsi buku, baik buku cerita anak, novel, maupun buku umum, justru mengalami peningkatan, namun di Indonesia yang terjadi sebaliknya. Ini tiada lain karena budaya literasi Indonesia masih rendah. Jadi ketika masyarakat harus berdiam di rumah untuk beberapa waktu buku bukan prioritas untuk dibaca. Arys menunjukkan bahwa pada  tahun 2016 peringkat Indonesia dalam indeks literasi dunia  berada di posisi 60 dari 61 negara yang disurvey. Selanjutnya Arys  menyoroti tingkat budaya literasi di Jawa Barat pun  tergolong rendah. Kali ini, dengan menunjuk indeks  literasi nasional, Ia mengungkap bahwa Jawa Barat berada di posisi 10 dari 34 provinsi yang disurvey. Menurutnya itu semua karena akses masyarakat etrhadap buku memang sangat kurang. Ia merkomendasi perlunya Pemerintah Provinsi melakukan langkah-langkah dalam mengatasi hal ini, antara lain dengan  melibatkan IKAPI dan para penerbit anggotanya di Jawa Barat.

Kadin Jabar Bantu Jejaring bagi Penerbit

Ketua Umum Kadin Jabar Cucu Sutara dalam sambutannya menyatakan bahwa IKAPI Jabar merupakan anggota luar biasa Kadin Jabar, sudah barang tentu menjadi kewajiban Kadin Jabar untuk melayani, menaungi, mendukung, dan mendorong para pengusaha penerbitan buku ini untuk sukses dalam bisnisnya. Ia menyatakan prihatin mendengar laporan dari ketua IKAPI Jabar yang menyatakan bahwa 70% dari 388 penerbit anggotanya kini tengah mengalami hibernasi karena terdampak Covid-19.  Ia memprediksi bila masing-masing penerbit memberi lapangan kerja bagi 500 orang saja, bisa dipastikan ada 194.000 orang yang terkeda dampak negatifnya. Dalam kerangka itu ia menyatakan membuka diri agar para penerbit anggota IKAPI dapat menjadikan Kadin Jabar sebagai rumah bersama untuk bisa berjejaring dalam rangka mengatasi kesulitan ini. Selain itu, Cucu juga berharap agar Pemerintah Jawa Barat dapat membeli buku-buku penerbit yang kini dalam keadaan tidak dapat beraktivitas bisnis secara normal.

Membangun Literasi dengan Cara Baru

Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja  dalam sambutannya menyampaikan bahwa indeks literasi Jawa Barat secara keseluruhan berada di posisi 10, namun untuk beberapa variabel justru lebih baik dari  Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pada bagian lain, Setiawan memahami permasalahan yang dihadapi penerbit dan mengapresiasi masukan-masukan dari IKAPI Jabar dan Kadin Jabar yang menurutnya akan menjadi bahan pertimbangan di dalam pemerintahan Jawa Barat. Lebih lanjut dikatakannya ada sejumlah program yang tengah dijalankan Pemprov dalam meningkatkan budaya literasi yang bisa menjadi peluang bagi para penerbit Jabar. Ia menyebutkan CENDOL (Cerita & Dongeng On Line), Kolecer (Kotak Literasi Cerdas), dan Motor Baca, serta berbagai program pengembangan perpustakaan desa. Pada bagian akhir sambutannya, Setiawan berpesan agar ketua  dan  para pengurus IKAPI Jabar  yang baru dapat bersama-sama Pemerintah meningkatkan budaya literasi dengan melihat ke depan, mengadopsi teknologi baru dan beradaptasi dengan kebiasaan-kebiasaan yang baru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here