Kang DS Dorong Pemuda Tani Dalam Meningkatkan Bidang Pertanian

0
22

PAMEUNGPEUK, (AMIFANEWS.COM.COM).-Calon Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna berusaha untuk memotivasi para pemuda tani dalam pengembangan di bidang pertanian. Jangan sampai para pemuda tani tidak tertarik dalam bidang pertanian yang menjadi sumber kebutuhan pangan sehari-hari. Memgingat Kabupaten Bandung menjadi lumbung pangan.

“Saya berharap para pemuda tani kedepan tertarik dalam bidang pertanian. Supaya bidang pertanian menjadi daya tarik para pemuda tani, bagaimana caranya bidang pertanian menguntungkan bagi mereka,” kata Kang DS, panggilan akrab Dadang Supriatna saat bertemu dengan warga dan para petani di Desa Bojong Kunci Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2020) malam.


Kang DS yang berpasangan dengan Calon Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan nomor urut 3 pada Pilkada Bandung 9 Desember 2020 mendatang itu, berharap untuk menciptakan pemuda tani itu melalui pendidikan dan pelatihan dalam bidang pertanian. Dengan harapan, pada bidang pertanian menjadi sumber ekonomi yang potensial bagi para para pemuda tani.
“Kami juga berharap lahan pertanian jangan sampai dilakukan untuk pengembangan perumahan. Walaupun digunakan untuk pembangunan perumahan, harus ada lahan pengganti bagi pengembangan dalam bidang pertanian,” katanya.

Kang DS mengatakan jika lahan pertanian terus menyempit, akan berdampak pada kebutuhan pangan untuk para petani. “Kalau lahan pertanian terus berkurang, bagaimana untuk kebutuhan pangan kita. Makanya kita berusaha untuk mempertahankan lahan pertanian guna kelangsungan hidup masyarakat di Kabupaten Bandung,” kata Dadang.

Ia juga mengungkapkan dirinya akan memberikan perhatian khusus kepada para petani di Kabupaten Bandung. Sebelumnya, pemerintah memberikan bantuan APBD rata-rata sebesar Rp 10 miliar per tahun.
“Kita berharap kedepan, para petani mendapatkan bantuan APBD antara sebesar Rp 50 miliar sampai Rp 100 miliar per tahun. Fokus penambahan anggaran untuk bidang pertanian itu, supaya para petani semakin bergairah dalam meningkatkan produksi pertanian. Jangan sampai petani disetiap panen mengalami kerugian,” ungkapnya.

Dikatakan Kang DS, dengan adanya penambahan anggaran itu bisa dimanfaatkan para petani untuk pengadaan pupuk maupun alat mesin pertanian, selain untuk sarana dan prasarana pertanian dalam upaya meningkatkan produksi pertanian.
Sementara itu, Asep S, warga setempat yang juga dari perwakilan para petani di Desa Bojong Kunci mengharapkan kepada pemerintah ada upaya mempertahankan lahan pertanian abadi di Desa Bojong Kunci. Saat ini lahan pertanian di Desa Bojong Kunci hanya tersisa seluas 205 hektare.

Menurutnya berkurangnya lahan pertanian selain karena ada proyek normalisasi sungai, juga digunakan oleh pengembangan perumahan. Asep juga mengeluhkan persediaan pupuk di kios-kios sempat mengalami kelangkaan, sehingga sempat menjadi persoalan bagi para petani saat mengolah lahan pertanian padi. “Kami berharap apa yang menjadi keluhan para petani menjadi perhatian kedepan (Pak Dadang sebagai calon Bupati Bandung),” harap Asep. (Saiful Rahman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here