Diperkirakan Musim Hujan, Kang DS : Berharap Saat Pilkada Bandung Tak Ada Banjir

0
472

CIPARAY, (AMIFANEWS.COM).-
Calon Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna terlihat blusukan menemui masyarakat di sejumlah kampung dan desa di Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung Jawa Barat, Senin (12/11/2020).

Selama menjalin silaturahmi dengan masyarakat luas, Kang DS, panggilan akrab Dadang Supriatna ini terlihat dekat dengan warga dan mendengar langsung apa yang menjadi harapan warga sekitar terkait pentingnya a

ubahan dan peningkatan dalam pembangunan.
Kang DS pun tak mengenal lelah untuk melaksanakan kampanye jelang Pilkada Bandung 9 Desember 2020 mendatang itu. Pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung, Kang DS yang berpasangan dengan Calon Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan nomor urut 3.


Saat ditemui wartawan di sela-sela silaturahmi dengan warga di Rumah Makan Raja Ayam Desa Cikoneng Kecamatan Ciparay, Kang DS berharap dalam pelaksanaan Pilkada Bandung 9 Desember mendatang yang bertepatan dengan memasuki musim hujan, KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Bandung sebagai penyelenggara Pilkada ada persiapan matang. Hal itu untuk kelangsungan dan suksesnya penyelenggaraan Pilkada di tengah pandemi Covid-19 ini.
“Saya sih berharap, tak ada banjir menghadapi musim hujan mendatang disaat memasuki hari ‘H’ Pilkada Bandung,” kata Kang DS.


Meski demikian, ia tetap mengkhawatirkan terjadinya ancaman banjir disaat memasuki bulan Desember mendatang, karena melihat pengalaman bencana banjir pada saat Pileg tahun lalu. Sehingga ancaman banjir harus diantisipasi dari sekarang, untuk mensukseskan pelaksanaan Pilkada Bandung pada Desember mendatang. Di antaranya ada tempat evakuasi untuk korban banjir saat terjadi banijir, misalnya di kawasan rawan banjir di Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang.


“Mudah-mudahan saja pada Desember nanti tidak banjir. Supaya pelaksanaan Pilkada Bandung aman dan lancar,” harapnya.
Menurutnya, yang harus disikapi bersama dalam pelaksanaan Pilkada Bandung itu, sejumlah pihak harus bersikap jujur dan adil.


“Dengan harapan pelaksanaan Pilkada berlangsung baik dan fair play. Tidak ada pihak yang melakukan intimidasi, sehingga membuat ada pihak tertentu yang ketakutan,” ucapnya.


Ia pun berusaha untuk mengingatkan kepada ASN (aparat sipil negara) bersikap netral dan tak menunjukkan keberpihakannya. Pasalnya, ia melalui koordinator desa maupun koordinator kecamatan terus melakukan pemantauan di lapangan, dan diduga ada ASN yang tak netral.
“Kami berharap ASN tetap fokus pada pelayanan secara optimal kepada masyarakat,” katanya. (Saiful Rahman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here